Kianpi cordiceps




Gingseng Cordyceps Kian Pi Kapsul

Khasiat dan kegunaan Gingseng Cordyceps Kian Pi Kapsul:
Meningkatkan nafsu makan.
Memperbaiki system pencernaan dalam menyerap sari-sari makanan dalam usus.
Meningkatkan daya tahan tubuh.
Membuat tubuh menjadi gemuk, padat dan berisi.
Cocok untuk pria dan wanita.

Komposisi Gingseng Cordyceps Kian Pi Kapsul:
Panax Gingseng.
Cordyceps Sinensis.
Rhizoma Atractylodis Macroceplae.
Radix Astragali Membranaceus.
Radix Dioscoreae Opposite.
Radix Rehmanniae Glutinose Conquitae.
Cortex Lycii Radicis.
Selerotium Poriae Cocos.
Radix Codonopsitis Pilosulae.
Radix Glycrrhizae Uralensis.

Dosis dan aturan pakai:
Dewasa, 2 - 3 kapsul 3 kali sehari.
Anak-anak : 1 – 2 kapsul 3 kali sehari.

Spesifikasi: 1 botol berisi 100 kapsul.
Penyimpanan: Simpan ditempat yang sejuk dan kering.

Diproduksi oleh: PT. Citra Deli Kreasitama.

Harga 100rb

Pesan di 083872708911 (sms)

POM TR. 042 341 151



Segudang Manfaat Cordyceps si 'Obat Emas dari China'
APA ITU CORDYCEPS ?

Cordyceps Mycellium adalah cendawan yang tumbuh di dataran tinggi, hidup sebagai parasit di dalam kepompong cacing bersayap sisik. Kepompong yang telah diserang oleh cendawan ini masuk ke dalam tanah di musim dingin, lama-kelamaan berubah bentuk menjadi inti jamur. Pada kondisi ini tempurung luar badan cacing menjadi sempurna. Di musim panas, pada inti jamur atau tubuh cacing yang mati, akan tumbuh organ reproduksi berbentuk cendawan yang menyerupai rumput. Karena itu cordyceps disebut juga “dong chong xia cao” yang berarti “cacing musim dingin – rumput musim panas”.
Cordyceps mempunyai daya hidup yang sangat kuat, makanannya adalah akar dan batang tanaman kecil dataran tinggi. Dalam proses pertumbuhannya di dalam tanah selama 2 tahun, ia bisa bertahan tidak makan dalam waktu yang panjang. Tahan terhadap cuaca dingin dan oksigen tipis.

Pada “Kitab Obat-obatan Herbal Edisi Baru” tahun 1757 dan “Kumpulan Kitab Obat-obatan Herbal” tahun 1759 dan berbagai kitab kedokteran China, terdapat catatan rinci tentang Cordyceps Mycellium. Cordyceps mycelium mengandung kira-kira 7% asam cordyceps sinensis, 25% protein, 8,4% lemak (diantaranya 82,2% merupakan asam lemak tak jenuh), mengandung 20 jenis asam amino (termasuk 8 jenis asam amino yang diperlukan tubuh manusia), dan banyak mengandung vitamin, mineral, ergosterol, hexoserol, serta berbagai basa da enzim biologis.

Cordyceps Mycelium tumbuh liar di daerah semak padang rumput dataran tinggi dengan ketinggian antara 3.000 sampai 5.000 meter di atas permukaan laut, dan lebih banyak di lembah rumput yang berdekatan dengan batas turunnya salju.

Setiap tahun pada bulan Mei sewaktu udara berubah menjadi hangat, spora cordyceps mycelium (yaitu “rumput”diatas kepala “cacing”) mulai tumbuh. Panjang tubuh cacing umumnya 4 sampai 5 mm. Dalam satu hari spora dapat tumbuh sepanjang tubuh cacing, dan ini disebut “rumput pertama”. Inilah kualitas spora yang paling baik. Pada hari kedua spora tumbuh menjadi dua kali lipat tubuh cacing, disebut sebagai “rumput kedua” dan kualitasnya menempati urutan kedua. Setelah tiga hari, spora tumbuh cepat dan tak dapat digunakan.

Kualitas alami cordyceps mycelium sangat sulit diperoleh, sehingga produk-produk mengandung cordyceps mycelium sulit pula untuk diproduksi secara massal. Di pasar terdapat banyak produk bertuliskan “corerdyceps sinensis alami” yang dilengkapi dengan berbagai unsur tambahan. Namun kebanyakan dari produk ini terbuat dari “rumput ke tiga” yang tak ada manfaatnya bagi kesehatan.

BAGAIMANA CORDYSEPS DITEMUKAN ?

Cordyceps Sinensis mengingatkan kita pada Genghis Khan, seorang tentara dan pendiri kekaisaran yang terbesar dalam sejarah dunia. Secara mengejutkan, Genghis Khan mengalami kekalahan pertama kalinya ketika melawan tentara dan kuda di di dataran Tinggi Tibetan Plateau daerah Southwest China (Barat Daya China). Tentara lokal baik penunggang maupun kudanya memiliki stamina dan kekuatan yang kuat jika dibandingkan tentara Khan yang ganas. Belakangan diketahui bahwa penunggang dan kuda memakan cordyceps sebagai keseharian mereka.


CORDYSEPS DI ERA MODERN

Cordyceps manfaatnya sangat banyak. Dapat memperbaiki kerusakan organ vital tubuh. Terutama paru, gagal ginjal, lemah jantung, liver, limpa dan otak. Berfungsi juga sebagai antibiotik alami tanpa efek samping. Memiliki keunggulan belipat-lipat dibandingkan obat-obatan kimia.
Tidaklah heran jika jamur Cordyceps banyak beredar di pasar gelap. Bahkan nama Cordyceps telah digunakan oleh banyak perusahaan di dunia. Bahkan di Indonesia. Namun sayangnya dibuat dari bahan kualitas 3 (kw 3) yang banyak beredar di pasar gelap di China dengan harga yang sangat mahal. Sehingga tidak begitu banyak manfaat yang bisa diambil untuk kesehatan tubuh.

Di era modern, Tim Olahraga China bekerja sama dengan ilmuwan dan peneliti untuk menemukan makanan yang mampu meningkatkan performance para atlet. Mereka akhirnya menemukan dalam cordyceps. Yang ditemukan para scientist ini saat itu merupakan makanan alami paling dirahasiakan dan disimpan (Bahkan pernah ada ancaman hukuman mati bagi yang menyelundupkan cordyceps ke luar China). Para atlet yang menggunakan cordyceps dalam latihan mereka mengejutkan banyak orang termasuk otoritas di bidang olah raga ketika mereka memecahkan puluhan rekor dunia dalam waktu satu tahun. Pada Olimpiade 1993 di Stuggart - Jerman, dan pada National Games 1993, 6 atlet wanita China memecahkan rekor dunia sebanyak 17 kali. 9 diantaranya dengan sangat jauh dan beberapa adalah rekor yang dianggap tak terpecahkan.

MANFAAT CORDYCEPS

Saat ini penelitian tentang manfaat Cordyceps untuk kesehatan telah banyak dilakukan dan diketahui cordyceps bermanfaat sebagaimana berikut :

Terhadap Paru-paru

Cordyceps mengatasi berbagai gangguan sistem pernapasan seperti : batuk , napas pendek, bengek, asma, masuk angin berkeringat, TBC dan penyakit paru-paru lainnya.
Mengatasi kekurangan oksigen (hypoxia) dalam paru-paru.
Mengatasi lemah paru-paru serta memperbaiki fungsi gaya mekanik sel paru-paru.
Memperbesar pembuluh darah, sehingga meningkatkan pasokan darah ke paru-paru.
Memberikan daya penyembuhan dan pemulihan kesehatan yang menyeluruh terhadap penyakit - penyakit saluran pernapasan.
Terhadap Jantung dan pembuluh darah

Terhadap penyakit pembuluh darah jantung, Cordyceps dapat secara pelan dan terus menerus menambah volume aliran darah pembuluh jantung, menyeimbangkan zat kalsium dan phosphorisasi.
Memberi efek penyembuhan dan pemulihan yang stabil. Cordyceps ampuh dalam menekan terjadinya penumpukan trombosit, daya tekanannya 13,3 % - 48,5 %, sehingga merupakan anti pembekuan darah dalam pembuluh jantung yang mempunyai prospek besar.
Menambah volume aliran darah pembuluh jantung.
Terhadap penyakit hepatitis dan sirosis hati

Cordyceps langsung memperbaiki fungsi hati, sangat berharga sebagai obat pencegah sirosis hati. Dewasa ini baik di RRC maupun di seluruh dunia masih kekurangan obat ampuh terhadap anti sirosis hati. Impor obat pengatur kekebalan yang dikenal sebagai 'zat penghambat' ternyata tidak ideal bagi orang Asia, di samping harganya yang jauh di atas Cordyceps.

Terhadap Ginjal dan Seksual

Berdasarkan hasil penelitian kedokteran modern, Cordyceps dapat memperbaiki kemampuan mekanisme sel struktur ginjal, melancarkan pengeluaran air seni, mengurangi dan memperbaiki penyakit pembuluh halus dan gelembung-gelembung ginjal, juga memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh pemakaian obat - obatan. Menekan infeksi kronis dan penyakit darah phosphor tinggi. Secara efektif mengendalikan semakin parahnya gejala keracunan air seni. Juga bermanfaat untuk pegal pinggang lemah tungkai, ejakulasi dini, sering kencing malam, lemah ginjal dan lemah paru-paru.

Terhadap Darah

Tidak mengandung hormon maupun zat perangsang.
Menekan terjadinya trombosit (sampai > 48%).
Terhadap penyakit darah, penyakit kulit bercak ungu yang dipicu oleh masalah trombosit.

Terhadap Daya Tahan Tubuh

Fungsi pengatur kekebalannya bersifat dua arah, selain bisa meningkatkan kekebalan tubuh manusia, juga memberikan daya pengendalian kekebalan bagi orang yang mempunyai kekebalan berlebih.
Cordyceps juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan bisa berfungsi sebagai anti biotik alami, serta bisa membantu tubuh melawan kanker dan tumor, meningkatkan daya tahan tubuh serta menurunkan peradangan

Terhadap Virus dan racun dalam tubuh

Cordyceps adalah zat dari alam yang mempunyai konsentrasi antibiotik berkadar tinggi. Cordyceps bersifat anti terhadap berbagai macam kuman penyebab penyakit.
Meningkatkan daya tahan sel-sel tubuh terhadap proses oksidasi,
Khasiat pemusnah racun Cordyceps bersifat lembut dan tidak beracun, tidak panas dan dapat memperbaiki fungsi gaya mekanik sel hati, ginjal, paru-paru, maupun metabolisma secara keseluruhan. Sangat bermanfaat untuk mengeluarkan kotoran beracun dan sisa-sisa obat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Meningkatkan proses produksi sel darah putih.

Terhadap Tumor dan Kanker

Melawan tumor, karena Cordyceps mempunyai daya penyembuhan dan daya pemulihan kesehatan yang menyeluruh terhadap hati, ginjal, pembuluh darah, saluran pernafasan dan organ tubuh lainnya, oleh karena itu juga memberikan efek nyata terhadap pengendalian penyakit kanker stadium lanjut, dan dapat menekan sumber penyakit yang ada pada organ-organ tubuh tersebut, memperpanjang usia penderita , memperbaiki kualitas hidup. Selain itu Cordyceps juga mampu meningkatkan proses produksi sel darah putih. Bagi penderita tumor otak tak ganas Cordyceps memberikan efek penyembuhan konvensional yang ideal.


Manfaat lain Cordyceps

Cordyceps mampu menekan rasa lelah secara alamiah dan menenangkan.
Berkhasiat menurunkan peradangan. Kemampuannya mengatasi peradangan menyamai atau bahkan melampaui hydroconized pine.
Merupakan Antibiotik Alami berkadar tinggi.
Anti terhadap berbagai macam virus (kuman) penyebab penyakit organ tubuh.
Pemusnah racun.
Mengatasi pengaruh obat kimia (mengeluarkan kotoran beracun dan sisa obat yang bersifat racun dalam tubuh).
Memperbaiki metabolisme secara keseluruhan
Mengatur kekebalan tubuh secara alami meningkatkan dan mengendalikan kekebalan tubuh yang berlebih.
Memiliki daya penyembuhan dan pemulihan kesehatan yang menyeluruh terhadap organ tubuh.
 Mencegah timbulnya penyakit dan memulihkan kesehatan.
Meningkatkan daya tahan sel tubuh terhadap proses oksidasi.
Menekan rasa lelah (kelemahan fisik) / menenangkan.